• general announcements
  • 1 USD = Rp.13359

0

Myspace.com merupakan Jejaring Sosial yang sering saya kunjungi pada Tahun 2005 Sebelum Facebook terkenal, saat itu Friendster & Myspace bersaing ketat merebut hati para penggunanya. Jika Friendster didominasi oleh orang-orang Asia terutama Philiphina maka Myspace memiliki lebih banyak pengguna dari Amerika & Eropa.

Saat itu saya masih bekerja di sebuah perusahaan swasta di Bandung. sepulang kerja, Myspace adalah satu-satunya tempat bagi saya untuk bersosialisasi. Sebelumnya sempat online selama 1 bulan penuh di Friendster.com, kerjaannya mengadd teman baru dan mengumpulkan Testimonials. Pernah naksir dan jatuh cinta kepada anak blasteran Batak – Jerman, dia berbahasa Indonesia begitu fasih dan tinggal di Munchen. sayangnya kakak perempuannya tidak setuju dengan hubungan saya dan Adik perempuannya. Belum sempat pacaran kami sudah putus duluan. ya sudahlah disana saya delete akun friendster saya dan pindah browsing di myspace.com

Di Myspace tidak jauh beda dengan browsing di Friendster, meng’add’ teman-teman baru, mengumpulkan komentar-komentar dari para user, posting bulletin dan selalu ingin menjadi pusat perhatian para user disana. Jumlah teman saya saat itu hampir mencapai 2000 orang. Namun sayangnya teman-teman yang saya miliki kebanyakan hanya sebagai wajah-wajah cantik dan keren yang menjadi penghias friendlist semata. Dari 2000 orang Teman, teman yang sering kontak, berbalas pesan & komentar hanya ada sebanyak 30 orang, dan semakin kesini semakin terlihat Teman yang benar-benar memiliki ikatan emosional hanya ada 4 orang.

  • Joel A.K.A AM Snakeskin Radio, Teman pertama yang saya miliki di myspace. Orangnya cukup konyol tapi baik hati. Dia memiliki group Band bernama AM Snakeskin Radio.
  • Mesho, Dengan Nama Asli Shayma. Tinggal di Irak, wanita yang polos dan ramah, memiliki impian untuk tinggal dan bekerja di Amerika.
  • Septi orang Ponorogo Asli, tahun-tahun kemarin sering berkunjung ke website ini dan meninggalkan banyak komentar.

Terakhir Eva Ejder. Dia Hacker wanita dari Republik Cekoslovakia. kami sempat saling menyukai satu sama lain, Dia pernah mengatakan bahwa dia akan merubah rambut pirangnya menjadi Hitam dan akan mengunjungi Indonesia hanya untuk bertemu saya. namun kami keburu bertengkar saat chatting di Yahoo Messenger gara-gara salah paham soal tata bahasa. Sejak mengenal wanita tersebut komputer saya sering Hang dan mendadak padam tanpa sebab. saya masih ingat Pelajaran dari Eva Saat chatting dengannya :

  1. Jatuh cinta melalui internet adalah omong kosong belaka.
  2. Jika ingin menjadi hacker harus punya tujuan yang spesifik, apakah untuk menghack email dan membaca email pacar kamu, menghack website atau lainnya…
  3. Jika ingin berguru kepada seorang hacker yang baru kenal, jangan meminta dengan mengatakan “ajarkan saya semua yang kamu tahu !”. Tapi tanyakan apa yang ingin kamu ketahui kemudian mintalah ‘hints’ (petunjuk yang biasanya berupa teka teki).
  4. Jika ingin menjadi web designer jadilah web designer yang professional tapi jika ingin menjadi MySpace Profile Designer itu hanya buang-buang waktu kamu.

Belajar CSS & Desain Web dari Myspace

Kebanyakan para klien saya menganggap saya memiliki ilmu mendisain website dari kuliah dan mereka salah dan tidak akan ada yang percaya jika Saya belajar mendisain website dari Myspace. Ya dari Myspace.com. Salah satu Fitur yang dimiliki oleh myspace saat itu (dan tidak dimiliki Friendster maupun Facebook ) adalah user diperbolehkan menghias profile, merubah warna tulisan, memberi efek pada photo, membuat tulisan dan gambar berjalan dan lain-lain dengan menggunakan code HTML & CSS yang dimasukkan ke dalam form About me.

Bahkan lebih dari itu, user diperbolehkan menempelkan animasi Flash (file SWF), sehingga terbukalah celah keamanan website tersebut, karena penyalahgunaan action script yang dimasukkan kedalam file SWF. Tujuan awal saya menghias halaman profile tak lebih untuk menjadi pusat perhatian netizen disana. semakin bagus profilenya semakin banyak komentar dan pujian yang diberikan teman-teman dalam friendlist kita.

Akhir dari Sebuah Petualangan

Mantan calon kakak ipar saya pernah mengatakan “Real world is outside, Get out from your room, get a life and find out more ! “. Semakin kesini saya semakin menyadari kesenangan semu yang saya miliki saat browsing di myspace.com selama lebih kurang 3 bulan. Teman-teman yang jumlahnya hampir 2000 orang yang sama sekali tidak pernah menganggap saya teman mereka. kebanyakan dari mereka, hampir sama dengan saya hanya ingin menjadi pusat perhatian para netizen disana dengan mengumpulkan komentar sebanyak-banyaknya,  “jika tidak ngasih komentar akan diremove dari friendlist dia” Kata Pengumuman dalam bulletin yang dibuat salah satu teman palsu saya.

Saya semakin yakin untuk menghapus Profile saya dan menghentikan kecanduan saya terhadap social media tersebut sejak : Septi mengatakan lewat inbox bahwa dia seminggu lagi akan menikah, disusul curhatan mesho di yahoo messenger bahwa dia telah dijodohkan oleh orang tuanya dan akan segera menikah juga (entah kapan). AM Snakeskin sibuk dengan group bandnya, dan Eva Ejder pun menghilang, dia berkali-kali di Ban /diblokir oleh teknisi myspace karena mencoba mendobrak akun para pengguna myspace menggunakan teknik Brute Force. Menyadari satu persatu teman saya menghilang dan yang lebih parah lagi saya telah kehilangan kehidupan, Akhirnya saya pun menutup akun di myspace.

Penutup

Dikutip dari Wikipedia, Myspace penomena sosial media yang mendominasi para remaja di Amerika Serikat dan Eropa. Pada tahun 2006 ranking pengunjungnya sempat mengalahkan Google.com. Keberadaan myspace.com saat itu mendongkrak popularitas youtube, ada banyak pengguna myspace yang membuat akun di youtube untuk keperluan menampilkan video pada profile mereka. dan katanya Fox membeli myspace dari Tom sebagai co-foundernya yang bertahan dan terus mengembangkan myspace sampai tahun 2009. karena mengalami banyak revisi dari Fox, myspace kehilangan banyak penggunanya hingga sebagian besar dari mereka beralih ke Facebook. ( Sumber : Wikipedia )

Browsing secara berlebihan di sosial media tidaklah bagus, tapi jika anda terlanjur kecanduan dengan sosial media seperti ; Facebook, Hi5, Tagged dan sebagainya, lanjutkan saja nanti juga ada saatnya anda sadar bahwa semua yang anda lakukan hanya sia-sia belaka jika tujuan anda hanya “Become the center of people attention“. Mari kita realistis saja, dengan banyaknya Like dan banyaknya Komentar tidak bisa jadi uang. Coba gunakan jejaring sosial yang anda miliki untuk hal-hal yang lebih bermanfaat seperti Jualan Produk, Promosi Jasa, maupun berdakwah. Insya Allah Baroqah.

Leave a Reply