• general announcements
  • 1 USD = Rp.13531

1

Studio Bambu yang didirikan sekitar tahun 70an di daerah Cibeureum Bandung oleh bapak Anang sumarna, seorang seniman yang pernah menjadi duta Indonesia untuk dunia berkat kiprahnya dalam melestarikan bambu. Galeri 16 kini akan kembali mencoba membentuk pencitraan atas eksistensinya pada masyarakat.

Pada tahun 1985-1990 Galeri 16 berhasil mengekspor produk bambu ke beberapa negara Eropa, salah satunya adalah negara Jerman, Galeri ini pernah mengekspor sampai 3 kontainer kerajinan Bambu ke negara tersebut.

galeri 16 patung bambu

Tidak lepas dari obyek bambu itu seakan kembali menegaskan bapak Anang Sumarna sebagai bagawan bambu, karena ia adalah orang satu-satunya di Indonesia yang konsisten menggeluti bambu sebagai material karya seninya. Di tangan bapak Anang Sumarna, bambu bisa menjelma menjadi karya bernilai seni tinggi, baik berupa craft (kerajinan), mebel, patung, perangkat gamelan, bangunan, bahkan lukisan. Karya-karya itulah yang kini dipamerkan di galerinya yang berlokasi di Jalan Raya Cibeureum 16 Bandung.

numpang nampang penampakan !

Saat kami wawancara, Beliau mengatakan“Bambu adalah kekayaan yang kita miliki, tapi masih disepelekan. Padahal dari 1.100 jenis bambu di dunia, lebih dari 100 jenis ada di Indonesia,”. Bagi beliau, yang dikenal oleh banyak orang sebagai ”manusiawi” (manusia awi), bambu yang sedikitnya memiliki 600 manfaat itu, perlu terus dikampanyekan. “Semua karya ini saya wariskan agar generasi muda, juga pemerintah bisa mengapresiasi karya-karya dan manfaat bambu,” ujar beliau.

Achmad Numpang Nampang dari atas

Bermunculannya para perajin bambu terutama di daerah Cibereum membuat persaingan usaha bambu kian ketat, meskipun demikian, Galeri 16 sendiri tidak menekankan pada unsur bisnisnya melainkan pada segi keilmuannya dan appresiasi Seninya.

1 Comment

Leave a Reply